Makam Patih Rojoniti
secara administrative terletak di Dusun Cangkring, Kalurahan
Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Propinsi DIY.
Kondisi Fisik
Sumber setempat menyebutkan
bahwa ia adalah patih sekaligus adik dari Ki Ageng Mangir, Dialah yang ditugaskan Panembahan Senopati untuk melawan menewaskan Raden Rangga sebagai balas darah kematian Ki Ageng Mangir dalam kisah Mataram disebutkan bahwa Raden Rangga tewas diluar tembok Mataram oleh seekor naga.Disebutkan bahwa Patih Rojoniti yang berasal dari Mangiran
pernah tinggal di sebuah tempat yang sekarang dinamakan Patihan.
Nama tempat ini masih berada di wilayah Srandakan, Bantul. Nama
Patihan diduga berasal dari nama jabatan Patih Rojoniti. Oleh karena
ia menjabat sebagai patih, maka wilayah tempat tinggalnya kemudian
dinamakan Patihan.
Pada masa lalu kompleks makam
Patih Rojoniti ini dianggap demikian keramat sehingga ada cerita
yang menyatakan bahwa siapa pun yang melintas di sisi makam dengan
mengendarai sesuatu (kuda atau kendaraan lain), maka orang tersebut
akan jatuh atau celaka. Bahkan binatang yang melintas di atas
nisannya pun disebut-sebut akan bisa celaka. Keturunan dari KiAgeng Mangir atau patih Rojoniti umumnya tinggi besar berkulit putih berwajah cantik atau tampan serta berhidung mancung ini dikarenakan Ki Ageng Mangir masih keturunan India utara, salah satu contohnya adalah keturunan almarhum Embah Sastro Suyitno di Cangkring Poncosari Bantul Yogyakarta .






